Sign up with your email address to be the first to know about new products, VIP offers, blog features & more.

From Perjalanan To Pelajaran

Spread the love
See !

See !

Dalam setiap perjalanan yang saya lalui , saya sering dihadapkan dengan hal-hal diluar dugaan. Perjalanan yang mengantarkan saya kepada tempat-tempat yang bukan “tourism destination”.

Saat ini semakin maraknya perkembangan dunia traveling membuat identitas seorang pejalan menjadi terkotak-kotakkan. ada yang menyebut dirinya backpacker , flashpacker, traveler dan lain sebagainya. Sebenarnya saat ini hal seperti itu tidaklah perlu, bukan saatnya untuk mengkotak-kotakkan identitas seorang pejalan. Didalam sebuah perjalanan, semua pejalan memiliki identitas yang sama. Yaitu “orang asing”. Sebagai seorang pejalan, kita harus bisa menempatkan diri kita sebagai orang asing. Mengapa ? dengan menjadi orang asing, diri kita akan selalu tertarik dengan hal-hal yang baru, dengan orang-orang yang baru, dan dengan lingkungan yang  baru.

Pernah suatu ketika dalam sebuah “solo traveling”  saya, saya dipertemukan dengan seorang cowok yang sudah berbulan-bulan belum pulang kerumah, kami bercerita panjang lebar sambil duduk disebuah warung, banyak hal yang dia ceritakan bahkan dengan bertemu orang-orang baru seperti dia, saya jadi mendapatkan pengetahuan penting seperti tempat makan yang murah, destinasi wisata yang recommended dan tips-tips bagaimana dia bisa survive selama itu.Bertemu teman baru akan membawa pengetahuan yang baru. Diwaktu yang lain, saya dipertemukan dengan seorang cewek yang sudah berminggu-minggu melakukan perjalanan, ketika pertama bertemu dengannya hal yang saya tanyakan adalah “kok bisa berani traveling sendirian ke tempat-tempat yang belum pernah didatangi sebelumnya?” , dia menjawab “selama bisa jaga diri, saya gak bakal takut sama apapun”. Luar biasa juga jawabannya, ucapku dalam hati saat itu, secara tak langsung hal yang bisa saya tangkap dari jawabannya adalah jika kamu takut akan sesuatu maka kamu tidak akan dapat mencapainya. Pertemuan saya dengan cewek ini terjadi disebuah pelabuhan, cerita sana sini dengannya, berkat dia saya mendapatkan sebuah pinjaman motor untuk melanjutkan perjalanan ke beberapa desa yang tidak memiliki akses angkutan umum.

dont be afraid !

dont be afraid !

Dalam setiap perjalanan, saya selalu memimpikan untuk datang ke suatu tempat yang belum ada di dalam peta. Hasrat ini seringkali membawa saya untuk melakukan perjalanan-perjalanan tak terduga. Dalam suatu perjalanan saya sering bertemu dengan orang-orang baru yang kemudian membawa saya ke sebuah tempat yang kadang saya pun tidak tahu namanya, tempat-tempat indah yang mungkin hanya segelintir orang saja yang pernah menikmati keindahannya, tempat-tempat yang mungkin tidak bisa saya datangi lagi di kesempatan yang lain, kesempatan seperti ini yang selalu saya cari dalam setiap perjalanan. Saya sudah amat sangat bosan datang ke sebuah tempat yang sudah umum, bagi saya datang ke sebuah tempat yang sudah menjadi tourism destination sungguh amat membosankan. Tanpa kesana pun Saya sudah cukup senang bisa menikmati tempat-tempat itu dari foto yang telah di upload oleh ribuan orang. Saya lebih tertarik untuk datang ke tempat-tempat terpencil yang belum pernah terjamah, pernah suatu ketika karena keteledoran saya mencari sebuah tempat membuat saya tersesat, saya bertanya kepada seorang warga lokal di daerah timur. saya bertanya mengenai sebuah air terjun yang terkenal, lalu orang itu menunjukan arah ke sebuah air terjun, yang membuat saya harus memasuki jalan kecil berbatu dan bertanah liat disebuah desa, setelah saya sampai disana, saya menyadari bahwa ini bukanlah air terjun yang saya cari akan tetapi hal ini malah membuat saya bahagia sekali.

Pertama, ketika menuju air terjun ini saya melewati desa yang sepertinya desa adat karena rumahnya terbuat dari bambu dan kayu dengan beratapkan jerami, sungguh bahagia sekali hati ini bisa melihat keindahan yang belum pernah diabadikan oleh orang lain di dunia maya.

Kedua, saya sungguh takjub ketika berjalan disawah , rasanya awan sungguh dekat sekali sepertinya hanya beberapa meter saja diatas kepala saya, hal ini cukup wajar karena tempat ini terletak di pegunungan.

Ketiga, ada sedikit hal yang membuat saya sedih yaitu ketika kamera saya memorinya penuh, dan saya tidak bisa mengabadikan banyak gambar, serta saya tidak tahu nama-nama orang yang sudah baik dan simpati kepada saya dalam perjalanan ini. Dan hal yang paling menyedihkan adalah saya pun juga tidak tahu nama tempat ini. Namun hal ini membuat saya bahagia dan bersyukur karena moment-moment dalam hidup seperti ini tidak bisa dibeli dengan uang dan tidak bisa digantikan dengan apapun.

Yang ingin saya sampaikan sebenarnya adalah , jika kalian ingin menemukan suatu hal yang menarik dan berarti dalam hidup ini, datanglah ketempat yang belum pernah didatangi oleh orang lain, datanglah ketempat dimana kamu tidak akan memiliki kesempatan yang kedua untuk berkunjung kesana lagi, temukanlah saudara-saudara baru, pengetahuan-pengetahuan baru dan jadilah dirimu sendiri, berikan yang terbaik yang membuat dirimu akan dikenang oleh orang-orang yang pernah kamu temui dalam perjalanan.

Dream. Explorer. Discover

Dream. Explorer. Discover

keterbatasan kamera

keterbatasan kamera

 

No Comments Yet.

What do you think?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by wp-copyrightpro.com