Sign up with your email address to be the first to know about new products, VIP offers, blog features & more.

Selamat Tahun Baru 2014: Waduk Selorejo

Spread the love

Akhir tahun ini kami berencana untuk pergi menuju sebuah lembah di antara gunung Welirang dan Penanggungan. Ketika sampai di lokasi kami menyempatkan diri untuk dinner mie ayam dan sate. Suasana makan di pinggir bukit dengan hawa yang dingin dan guyuran hujan membuat suasana semakin terasa mengagumkan.

Seorang anak kecil perempuan bernama mutiara, menyajikan makanan yang kami pesan. Anak ini walaupun masih kecil tapi terlihat dari sikapnya bahwa dia tipe perempuan yang terbiasa melakukan pekerjaan rumah tangga (hal ini bisa jadi sebuah refleksi bagi para pengunjung kemaren) :-p

Karena hujan tak kunjung berhenti, kami membatalkan perjalanan untuk naik ke sebuah bukit. Akhirnya kami pacu kendaraan menuju waduk selorejo dengan berbekal sebuah tenda. Kami menyempatkan diri untuk sejenak menyeduh kopi di batu. Perjalanan melalu perbukitan dengan pemandangan lampu-lampu yang mengesankan membuat kami semakin bersyukur karena sudah dilahirkan di dunia ini.

Kami tiba di waduk selorejo sekitar pukul 23.20 , tidak terlalu banyak orang disana. Kami segera mendirikan tenda dan menyalakan kompor untuk sekedar membuat mie instan dan kopi. Tepat pukul 00.00 pesta kembang api dimulai, seluruh langit waduk selorejo dipenuhi kembang api , ada yang menonton kembang api dengan pasangannya, ada yang menonton kembang api dengan keluarganya, dan ada juga yang bersama dengan komunitasnya. Tidak berselang lama setelah pesta kembang api usai, terlihat sisi waduk selorejo menjadi begitu sepi, tidak nampak orang-orang lain disekitar kami.

saya melihat, ada sebuah mushala dari kejauhan, sekilas mushala ini terlihat sepi dan “angker”. Saya menyempatkan diri untuk masuk kedalam mushala itu dan merasakan segarnya suasana disitu. Selang beberapa lama setelah keluar dari mushola, ada seorang warga lokal yang mendatangi saya dan menceritakan bahwa hari ini waduk selorejo tidak seperti biasanya, waduk yang biasanya selalu rame hingga parkirnya penuh tapi saat ini terlihat sepi sekali (dalam hati saya juga menyadari keanehan ini).

Sekitar pukul 02.00 ketika beberapa teman saya sudah terlelap, saya menyempatkan diri untuk duduk dipinggir waduk sambil menyaksikan deburan angin yang membuat air menjadi bergelombang. Dalam diam saya melihat bahwa pergantian tahun ini adalah sebagai sebuah bentuk pengingat bahwa waktu akan terus berjalan, segala sesuatu ada masa nya, Let’s Just Be Honest. Hal yang paling menyedihkan dalam hidup ini adalah melihat waktu berlalu tanpa kita bisa melakukan apapun. Sesuatu yang kita harapkan dalam realitanya belum tentu akan berjalan seperti yang kita harapkan. Lepaskanlah penyesalan yang kalian miliki dimasa lalu, sambutlah tahun baru ini dengan harapan baru, berusahalah sebaik mungkin dan tetap serahkan hasil akhirnya kepada Allah. Selamat Tahun Baru 2014 -Spread The Love-

Video Pesta Kembang Api di Waduk Selorejo

 

No Comments Yet.

What do you think?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by wp-copyrightpro.com