Inilah Dahsyatnya Sisi Lain Tembok China yang Belum Terjamah Pengunjung

Pengumuman Bahwa GreatWall ini tidak untuk Umum

BERAWAL dari impian dua tahun silam, akhirnya saya memberanikan diri membeli tiket Surabaya-Guangzhou, China. Awalnya saya sedikit ragu karena dari berbagai referensi yang saya baca, di China mayoritas penduduknya tak bisa berbahasa inggris.

Continue reading Inilah Dahsyatnya Sisi Lain Tembok China yang Belum Terjamah Pengunjung

Suroboyo Carnival Night Market : Destinasi Wisata Terbaru di Surabaya

Sepertinya ga terasa kalo admin uda lama ga nulis, maklum beberapa bulan terakhir ini lagi giat-giatnya berpergian 😀 oke tanpa basa basi lagi sekarang saya ingin menginformasikan tentang sebuah Destinasi Wisata baru di Surabaya yaitu SUROBOYO CARNIVAL NIGHT MARKET.

Surabaya Night Carnival Market

Continue reading Suroboyo Carnival Night Market : Destinasi Wisata Terbaru di Surabaya

Selamat Tahun Baru 2014: Waduk Selorejo

Akhir tahun ini kami berencana untuk pergi menuju sebuah lembah di antara gunung Welirang dan Penanggungan. Ketika sampai di lokasi kami menyempatkan diri untuk dinner mie ayam dan sate. Suasana makan di pinggir bukit dengan hawa yang dingin dan guyuran hujan membuat suasana semakin terasa mengagumkan.

Seorang anak kecil perempuan bernama mutiara, menyajikan makanan yang kami pesan. Anak ini walaupun masih kecil tapi terlihat dari sikapnya bahwa dia tipe perempuan yang terbiasa melakukan pekerjaan rumah tangga (hal ini bisa jadi sebuah refleksi bagi para pengunjung kemaren) :-p

Karena hujan tak kunjung berhenti, kami membatalkan perjalanan untuk naik ke sebuah bukit. Akhirnya kami pacu kendaraan menuju waduk selorejo dengan berbekal sebuah tenda. Kami menyempatkan diri untuk sejenak menyeduh kopi di batu. Perjalanan melalu perbukitan dengan pemandangan lampu-lampu yang mengesankan membuat kami semakin bersyukur karena sudah dilahirkan di dunia ini.

Kami tiba di waduk selorejo sekitar pukul 23.20 , tidak terlalu banyak orang disana. Kami segera mendirikan tenda dan menyalakan kompor untuk sekedar membuat mie instan dan kopi. Tepat pukul 00.00 pesta kembang api dimulai, seluruh langit waduk selorejo dipenuhi kembang api , ada yang menonton kembang api dengan pasangannya, ada yang menonton kembang api dengan keluarganya, dan ada juga yang bersama dengan komunitasnya. Tidak berselang lama setelah pesta kembang api usai, terlihat sisi waduk selorejo menjadi begitu sepi, tidak nampak orang-orang lain disekitar kami.

saya melihat, ada sebuah mushala dari kejauhan, sekilas mushala ini terlihat sepi dan “angker”. Saya menyempatkan diri untuk masuk kedalam mushala itu dan merasakan segarnya suasana disitu. Selang beberapa lama setelah keluar dari mushola, ada seorang warga lokal yang mendatangi saya dan menceritakan bahwa hari ini waduk selorejo tidak seperti biasanya, waduk yang biasanya selalu rame hingga parkirnya penuh tapi saat ini terlihat sepi sekali (dalam hati saya juga menyadari keanehan ini).

Sekitar pukul 02.00 ketika beberapa teman saya sudah terlelap, saya menyempatkan diri untuk duduk dipinggir waduk sambil menyaksikan deburan angin yang membuat air menjadi bergelombang. Dalam diam saya melihat bahwa pergantian tahun ini adalah sebagai sebuah bentuk pengingat bahwa waktu akan terus berjalan, segala sesuatu ada masa nya, Let’s Just Be Honest. Hal yang paling menyedihkan dalam hidup ini adalah melihat waktu berlalu tanpa kita bisa melakukan apapun. Sesuatu yang kita harapkan dalam realitanya belum tentu akan berjalan seperti yang kita harapkan. Lepaskanlah penyesalan yang kalian miliki dimasa lalu, sambutlah tahun baru ini dengan harapan baru, berusahalah sebaik mungkin dan tetap serahkan hasil akhirnya kepada Allah. Selamat Tahun Baru 2014 -Spread The Love-

Video Pesta Kembang Api di Waduk Selorejo

 

Wonderful Indonesia – Danau toba dan kehidupan didalamnya

Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal obyeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. – Soe Hok Gie

Tepat sehari setelah sidang skripsi saya berangkat menuju medan dari surabaya. Saat itu yang ada dibenak saya adalah rasa ingin tahu bagaimana kehidupan masyarakat disana. Perjalanan saya kali ini bersifat estafet karena dari surabaya menuju ke bandung setelah itu baru saya berangkat menuju ke medan.

Singkat cerita, sore itu saya melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan tigaraja, tapi sayang sekali karena saya baru tiba di tiga raja malam hari. Penyebrangan saat itu sudah tidak beroperasi, beruntung ketika disana saya mendapatkan penginapan yang sangat murah sekali hanya 50rb dengan jarak 100meter dari pelabuhan tiga raja (di parapat ada banyak penginapan murah).

Journey To The Samosir Island
Pagi sekali saya sudah bersiap menunggu keberangkatan angkutan pertama menuju desa Tuk-Tuk. Setiba di tuk-tuk, saya langsung menyewa “kereta” (sebutan lokal untuk sepeda motor, red). Perlu diketahui bahwa persewaan motor disini pada umumnya sekalian dengan bahan bakarnya karena disini jarang terdapat pom bensin. Terbukti dengan 13km mengendarai motor, saya tidak menemukan satupun pom bensin *shocked.

Continue reading Wonderful Indonesia – Danau toba dan kehidupan didalamnya

Jejak Langkah menuju Air Terjun Dua Warna (Sibolangit)

Taman Hutan Raya Bukit Barisan

Tepat pukul 4 pagi kami terbangun, bersiap-siap mandi dan packing perlengkapan untuk tracking menuju airterjun 2 warna. Air Terjun 2 warna terletak di didaerah bumi perkemahan sibolangit, daerah ini termasuk kawasan Taman Hutan Raya Bukit Barisan.

Continue reading Jejak Langkah menuju Air Terjun Dua Warna (Sibolangit)

Morning Surabaya – 28 Juli 2013 #MorningSBY

Pohon Kuno

Morning Surabaya adalah event jalan-jalan keliling kota surabaya dihari minggu, Hashtag #MorningSBY bakalan saya update tiap hari minggu dengan menampilkan foto-foto kota surabaya tercinta 😀 kalian juga bisa lohh berpartisipasi dengan mengirimkan foto surabaya di minggu pagi dengan hashtag #MorningSBY 🙂

Continue reading Morning Surabaya – 28 Juli 2013 #MorningSBY

Wisata Religi ke Makam Dewi Sekardadu

Menurut sejarah, Dewi Sekardadu adalah ibu dari sunan Giri dan istri dari syeh maulana ishaq. Konon menurut ceritanya, ketika terjadi wabah penyakit di kerajaan blambangan , sang raja mengutus patihnya untuk mencari orang yang bisa menghilangkan wabah ini. Singkat cerita sang patih bertemu dengan syeh maulana ishaq dan memohon bantuannya, sang syeh menyuruhnya untuk pulang terlebih dahulu ke kerajaan blambangan.

Continue reading Wisata Religi ke Makam Dewi Sekardadu